Padahal udah 7 bulan lebih beberapa minggu sejak putri pertama dilahirkan, tapi rasa keajabain itu masih terasa. I DO IT, satu kalimat yang bener-bener membuat saya bangga dan berarti yeah,saya bisa melakukannya dan berhasil. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman melahirkan saya dan semoga bermanfaat bagi para ibu-ibu hamil di luar sana.
Saya termasuk wanita dan calon ibu (beberapa bulan yang lalu) yang beruntung. Hari selasa tanggal 30 Oktober 2012 kira-kira pukul 04.30 saya mulai merasakan kontraksi. Namun saya mengabaikan kontraksi itu karena beberapa hari sebelumnya yaitu tanggal 26 Oktober 2012 saat saya sedang melaksanakan shalat ied, kontraksi yang sama terjadi dan hanya kontraksi palsu. Namun pada pukul 06.30 rasa mules itu tidak kunjung hilang dan semakin sering terasa, tanpa rasa panik saya langsung menelpon ibu saya tanpa membangunkan suami bahwa saya sudah merasakan kontraksi. Suami mendengar percakapan saya dan ibu saya dan dengan segera mengantar saya ke rumah orang tua saya yang jaraknya lumayan dan harus ditempuh melalui kemacetan pagi hari dengan sepeda motor. Sesampainya di rumah orang tua, rasa mules itu kian menjadi dan saran dari ibu bahwa lebih baik saya periksakan dahulu ke bidan dekat rumah nenek saya sebelum saya ke rumah bersalin tempat saya akan melahirkan mengingat prediksi dokter bahwa saya akan melahirkan pada tanggal 20 November 2012. Setelah sarapan, saya dan suami bergegas ke bidan yang dimaksud di daerah Kebon baru tebet dengan sepeda motor tentunya (agar lebih cepat sampai karena pagi hari macet).
Di bidan, saya di cek bukaan. Ternyata pada pukul 07.30 bukaan saya sudah pada bukaan lima. Dan bidan menyarankan agar saya segera ke tempat saya akan melahirkan yakni di PUSKESMAS KECAMATAN TEBET. Pukul 08 lewat saya tiba di Puskesmas sementara orang tua saya menyusul untuk melihat keadaan putri bungsunya yang akan melahirkan. Alhamdulillah, saya tidak terlalu merasakan kontraksi yang sakit seperti pada film-film atau cerita-cerita yang saya dengar dari kakak saya yang sebulan sebelumnya sudah melahirkan.
Dengan sikap rileks saya menunggu putri kecil saya keluar dari rahim, saya ajak dia bicara "De, kita kerjasama yang baik ya. Mama kerja keras buat keluarin dede, dede juga kerja keras ya buat keluar". Saya yakin putri saya mendengar ucapan saya hingga pada akhirnya pukul 11.48 WIB lahirlah putri kecil yang saya beri nama STACIA ALENA SATRIA.
Perjuangan belum selesai, setelah melahirkan alena, rahim akan dibersihkan dari darah yang menempel dan vagina akan dijahit. Tapi rasa sakit pembersihan rahim dan jahit dapat terobati karena melihat lucunya alena yang sedang berusaha mencari puting untuk IMD (Inisiasi Menyusui Dini).
Untuk para ibu hamil, berikut yang saya
lakukan ketika hamil dan akan melahirkan sehingga rasa sakit saat
kontraksi dapat teratasi dan terkontrol dengan baik :
1. Pada usia sudah memasuki 7 bulan sering berjalan kaki
2. Saat kontraksi, atur nafas dengan tarik nafas melalui hidung dan keluarkan melalui mulut
3. Tetap makan saat kontraksi sebagai tenaga saat mengejan
4. Pikiran rileks dan positif agar tidak tegang dan panik
5. Ajak bicara si dede bayi bahwa ibu dan dede dapat melakukan proses melahirkan dengan lancar.
Semoga proses kelahiran si dede dapat lancar dan ibu dapat melahirkan secara normal :)
Berikut foto-foto STACIA ALENA sejak dilahirkan sampai sekarang.![]() |
| Setelah dibersihkan dan dibedong untuk pertama kalinya |
![]() |
| Usia 6 bulan |
![]() |
| Usia memasuki 7 bulan |





Tidak ada komentar:
Posting Komentar